• Format Artikel Daring Takarir Kolektif Prontaxan dari Jogja memandu penikmat musik ‘indie’ agar rela mengganti kopi dengan ciu, hikmatnya senja beralih gemerlap diskotek pinggiran, lalu berjoget liar melepas segala bias seleranya. Tahun 2019 Penulis Titah AW Bahasa Bahasa Indonesia Penerbit Vice Indonesia Tempat Penerbitan Jakarta Pranala [1] Media Kontribusi oleh Arlingga Hari Nugroho pada lokakarya penataan arsip…

    Read more

  • Format Artikel Cetak Takarir Artikel ini mengulas konser gitar dan biola Jos Bredie (gitaris klasik) dan Ed van Ness (violinist) di Yogyakarta. Keduanya adalah pengajar tamu di AMI Yogyakarta yang sudah bermukim di Yogyakarta selama kurang lebih 6 tahun. Saat itu Jos Bredie membawakan karya musik sketsa yang “diklaim” eksperimental dan avantgrade. Salah satunya adalah…

    Read more

  • Format Artikel Daring Takarir Sebuah artikel tentang Jogja Noise Bombing Festival 2023 di situs web krjogja.com. Tahun 2023 Penulis Ary B Bahasa Bahasa Indonesia Penerbit Kedaulatan Rakyat Jogja Tempat Penerbitan Yogyakarta Pranala [1] Media Kontribusi oleh Hanni Prameswari pada lokakarya penataan arsip Jogja Sonic Index, 2-3 Februari 2023, di Rumah Lifepatch.

    Read more

  • Format Skripsi Takarir Jogja Noise Bombing: Komunitas Experimental-Noise di Jogjakarta merupakan karya tulis ilmiah yang membahas tentang bagaimana satu-satunya komunitas noise di kota Jogjakarta memaknai musik sehingga terjadi aksi-aksi yang dianggap mengganggu bagi sebagian masyarakat kota Jogja. Musik yang umumnya dikenal indah karena terdapat keteraturan nada-nada, irama, dan harmoni justru membuat komunitas ini jenuh akan…

    Read more

  • Format Artikel Daring Takarir Hasil liputan acara October Meeting Contemporary Music and Musicians 2016 di situs web Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya Universitas Negeri Yogyakarta. Tahun 2016 Penulis YP Fahmy Bahasa Bahasa Indonesia Penerbit Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya Universitas Negeri Yogyakarta Tempat Penerbitan Yogyakarta Pranala [1] Media Kontribusi oleh Andri Widi Asmara pada lokakarya…

    Read more

  • Indo Visions

    Format Buku Takarir Indo Visions adalah materi publikasi dari catatan perjalanan seorang seniman Republik Ceko – Austria di Jawa. Selama kurang lebih 3 bulan, Robert Jelinek melakukan riset dengan beragam topik hingga bertemu dengan beberapa kalangan. Satu di antaranya adalah Jogja Noise Bombing. Ia mengetahui keberadaan kolektif musisi tersebut dari sebuah pertunjukan musik. Bermula dari…

    Read more

  • Format Artikel Daring Takarir Reportase pengalaman menyaksikan Senyawa pada rangkaian tur “Senyawa Nusantara Chapter 1” di Sakatembi, Yogyakarta. Tahun 2020 Penulis Arlingga Hari Nugroho Bahasa Bahasa Indonesia Penerbit sudutkantin.com Tempat Penerbitan Yogyakarta Pranala [1] Media Kontribusi oleh Arlingga Hari Nugroho pada lokakarya penataan arsip Jogja Sonic Index, 2-3 Februari 2023, di Rumah Lifepatch.

    Read more

  • Format Artikel Daring Takarir Reportase singkat acara Jogja Noise Bombing Festival 2020 pada tanggal 25-26 Januari di Titik Nol KM Yogyakarta. Tahun 2020 Penulis Christian Adi Nugroho Bahasa Bahasa Indonesia Penerbit sudutkantin.com Tempat Penerbitan Yogyakarta Pranala [1] Media Kontribusi oleh Arlingga Hari Nugroho pada lokakarya penataan arsip Jogja Sonic Index, 2-3 Februari 2023, di Rumah…

    Read more

  • Ruang Gulma

    Secara konsisten, sejak 2014, ruang kolektif ini membuka diri memfasilitasi banyak kepentingan yang bersinggungan. Proses belajar, mencipta dan interaksi komunal, terjadi. Jaringan dibangun dan pertukaran informasi berlangsung dalam kadar yang paling sederhana: tanpa transaksi, indikator kuratorial yang njelimet serta memberi imbal balik pada daerah tempat mereka tinggal. Di Ruang Gulma, ekosistem berkesenian dikelola secara mandiri…

    Read more

  • To Die

    Deskripsi To Die adalah sebuah projek musik yang pada awalnya bernama To Day is Chaos, memainkan varian musik Hardcore-Punk. To Die berevolusi menjadi sebuah kolektif musik terbuka yang berkolaborasi dengan banyak musisi. Line up asli To Die kemudian hanya menyisakan Indra Menus dengan rotasi member yang kerap berganti di hampir setiap rilisannya. Di kemudian hari,…

    Read more